Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bunyi Infrasonik, Audiosonik, dan Ultrasonik Serta Contohnya

Bunyi Infrasonik, Audiosonik, dan Ultrasonik Serta ContohnyaBunyi merupakan sesuatu yang tidak asing lagi bagi kita, bunyi atau suara adalah sesuatu yang dapat kita dengar dengan telinga seperti bunyi alat musik, bunyi suara ayam berkokok, bunyi meja dipukul dan bunyi-bunyi yang lainnya. Tapi tahukah kalian, bahwa ada beberapa bunyi yang tidak bisa didengar oleh manusia, seperti suara ikan paus dan suara lumba-lumba. Nah, bunyi tersebut tidak dapat didengar oleh manusia karena frekuensinya yang rendah.

Bunyi-Infrasonik-Audiosonik-dan-Ultrasonik-Serta-Contohnya


Untuk itu kali ini kita akan membahas apa itu bunyi dan  jenis-jenis bunyi berdarkan frekuensi beserta contohnya.

Dalam fisika, bunyi atau suara adalah getaran yang merambat sebagai gelombang akustik, melalui media transmisi seperti gas, cairan atau padat.

Energi bunyi adalah suatu bentuk getaran yang kemudian bisa menghasilkan suara- suara yang bisa didengar oleh alat pendengaran manusia.

Getaran tersebut tidak melulu berasal dari alat musik yang memang bertujuan untuk menghasilkan bunyi atau suara- suara yang indah dengan melodi kan komposisi musik lainnya. Energi bunyi bisa muncul dari berbagai macam sumber, bahkan dari hembusan angina sekalipun.

Selanjutnya kita akan membahas pengklasifikasian bunyi berdasarkan frekuensi beserta contohnya:

1. Bunyi Infrasonik

Infrasonik merupakan jenis bunyi yang memiliki frekuensi di bawah 20 Hz. Jenis suara ini berada di bawah rentang pendengaran frekuensi manusia.

Bunyi infrasonik ini merupakan bunyi yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia. Namun, bagi beberapa hewan seperti anjing, gajah dan lumba-lumba, bunyi ini masih dapat mereka dengar. Bunyi ini mampu menembus hambatan tanpa mengurangi besarnya frekuensi yang dihasilkan.

Bunyi infrasonik dimanfaatkan oleh manusia untuk sejumlah keperluan, seperti untuk mendeteksi aktivitas vulkanik gunung berapi atau aktivitas pergerakan lempeng bumi dengan bantuan alat seismograf.

2. Bunyi Audiosonik

Gelombang bunyi audiosonik adalah jenis gelombang bunyi yang frekuensinya antara 20 Hz sampai 20.000 Hz. Bunyi audiosonik merupakan satu-satunya jenis gelombang bunyi yang dapat didengar oleh manusia karena frekuensinya berada dalam batas pendengaran manusia secara normal.

Jadi, semua bunyi yang bisa dengar manusia dalam kehidupan sehari-hari termasuk jenis bunyi audiosonik. Adapun contoh gelombang audiosonik ialah suara alat musik, obrolan teman, atau suara ayam berkokok, dan lain sebagainya.

3. Bunyi Ultrasonik

Jenis bunyi yang terakhir adalah bunyi ultrasonik. Bunyi ultrasonik merupakan jenis gelombang bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz. Jenis bunyi ultrasonik tidak dapat didengar oleh manusia karena gelombangnya tidak dapat ditangkap oleh telinga manusia sebagai indra pendengaran.

Tapi hewan seperti kelelawar, anjing dan lumba-lumba bisa mendengar bunyi ini.  Bunyi ultrasonik ini sulit untuk menembus hambatan dengan struktur padat atau keras. Jadi, bunyi tersebut hanya bisa dipantulkan. 

Bunyi ultrasonik dimanfaatkan oleh manusia untuk sejumlah keperluan, terutama di bidang medis dan kesehatan, misalnya untuk mendeteksi janin lewat program USG (Ultrasonografi) serta diagnosis berbagai macam penyakit lewat gelombang ultrasonik. Selain itu, bunyi ultrasonik juga bisa dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman laut.