Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hukum Pascal : Bunyi, Prinsip Penerapan, Rumus, dan Contoh Soalnya

Hukum Pascal : Bunyi, Prinsip Penerapan, Rumus, dan Contoh Soalnya

 

Pernahkah kalian melihat alat pengungkit hidrolik? Bagaimana cara kerjanya? Pengungkit hidrolik merupakan salah satu contoh penerapan hukum pascal di kehidupan sehari-hari. Jadi, apa itu hukum pascal? Bagaimana penerapannya? Ya, kali ini kita akan membahas tuntas mengenai hukum pascal seperti bunyi hukum pascal, penerapan hukum pascal rumus dan contoh soal dari hukum pascal.

 

Hukum-Pascal-Bunyi-Prinsip-Penerapan-Rumus-dan-Contoh-Soalnya

BUNYI HUKUM PASCAL

Hukum Pascal adalah salah satu hukum fisika yang menyatakan bahwa tekanan yang diberikan oleh cairan dalam ruang tertutup selalu diteruskan ke segala arah dengan sama besar. Pembahasan utama dalam hukum Pascal berkaitan dengan tekanan dalam cairan.

Nama hukum ini diambil dari orang yang melakukan eksperimen yaitu Blaise Pascal (1623 – 1662), ia melakukan percobaan tentang air dan menyatakan bahwa air keluar lebih deras dan lebih jauh lewat lubang pada wadah yang permukaan atasnya terbuka. Dibandingkan dengan wadah yang permukaan atas ditutup. Hal ini disebabkan oleh tekanan air yang lebih besar pada wadah yang terbuka (prinsip pascal).

Hukum atau prinsip pascal menyatakan bahwa:

Tekanan yang diberikan zat cair dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah dengan sama besar

 

RUMUS HUKUM PASCAL

Hukum pascal dapat dirumuskan sebagai berikut:

Pkeluar = Pmasuk

Karena kita sudah mengetahui bahwa rumus tekanan adalah gaya dibagi dengan luas bidang (P = F/A), rumus tersebut dapat ditulis kembali sebagai berikut.





Jika yang diketahui adalah jari-jari atau diameter, maka rumus hukum pascal berubah menjadi:


 


Keterangan:

  • F1 = gaya pada penampang 1 (newton)
  • F2 = gaya pada penampang 2 (newton)
  • A1 = luas penampang 1 (m2)
  • A2 = luas penampang 2 (m2)
  • D1 = diameter pada penampang 1 (m)
  • D2 = diameter pada penampang 2 (m)
  • R1 = jari-jari pada penampang 1 (m)
  • R2 = jari-jari pada penampang 2 (m)

Berdasarkan rumus tersebut gaya F2 dipengaruhi oleh luas masing-masing permukaan bejana. Jika permukaan bejana lebih besar, pastinya gaya yang diciptakan juga lebih besar.

CONTOH SOAL HUKUM PASCAL

1. Satu buah alat pengangkat mobil memakai luas penampang penghisap kecil 20 cm2 dan penghisap besar 100 cm2. Berapa gaya yang harus diberikan sehingga bisa mengangkat sebuah mobil 20.000 N?

Diketahui:

  • A1 = 20 cm2
  • A2 = 100 cm2
  • F2 = 20.000 N

Ditanyakan: F1…………………..?

Jawaban:


Jadi, diperoleh kesimpulan bahwa dengan gaya 4000 N kita bisa mengangkat sebuah mobil dengan gaya 20.000 N.

PENERAPAN HUKUM PASCAL DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI

1. Dongkrak Hidrolik

Dongkrak hidrolik merupakan salah satu contoh penerapan hukum pascal. Dongkrak hidrolik adalah sebuah alat pengangkat untuk mengangkat barang berat yang digerakkan tangan. Fungsi dongkrak adalah untuk mempermudah kerja manusia, biasanya alat ini digunakan untuk mobil.[2] Fungsi dongkrak pada mobil adalah untuk mengangkat mobil pada waktu pemasangan jek stand supaya memudahkan pada saat pemasangan catalytic converter dan juga biasanya digunakan untuk mengganti ban mobil, tetapi tujuan lain seperti melakukan inspeksi atau perbaikan sistem pengereman itu juga membutuhkan dongkrak sebagai sarana pendukung dalam melakukan aktivitas perbaikan mobil tersebut.

2. Rem Hidrolik

Pernahkah Anda tahu bahwa sistem rem pada mobil menggunakan hukum pascal, pasalnya apabila tidak menggunakan hukum ini maka untuk menghentikan laju mobil akan dibutuhkan tenaga yang besar.

Dengan hukum pascal ini, pengemudi mobil cukup memberikan gaya kecil untuk mengurangi laju kendaraan, gaya ini diteruskan oleh minyak lewat pipa sehingga memberikan gaya yang lebih besar pada rem yang terletak di ban mobil.

3. Mesin Hidrolik Pengangkat Mobil

Penerapan hukum pascal juga digunakan untuk mengangkat mobil di tempat pencucian mobil. Mesin hidrolik pengangkat mobil ini memiliki prinsip yang sama dengan dongkrak hidrolik. Perbedaannya terletak pada perbandingan luas penampang pengisap yang digunakan. Pada mesin pengangkat mobil, perbandingan antara luas penampang kedua pengisap sangat besar sehingga gaya angkat yang dihasilkan pada pipa berpenampang besar dan dapat digunakan untuk mengangkat mobil. Pada alat pengangkat mobil dengan gaya yang kecil dapat menghasilkan gaya angkat yang besar sehingga mampu mengangkat mobil.