Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyakit pada Tumbuhan, Manusia dan Hewan yang Disebarkan oleh Virus

Penyakit pada Tumbuhan ,  Manusia dan Hewan yang Disebarkan oleh Virus - Gejala penyakit tumbuhan yang disebabkan virus antara lain: ukuran tanaman menjadi lebih kurus dan kerdil, timbul bintik atau bercak pada daun, Bungan, atau buah, dan hasil panen berkurang.

Penyakit-pada-Tumbuhan-Manusia-dan-Hewan-yang-Disebarkan-oleh-Virus



Berikut beberapa penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh virus.

a. Mosaik, penyakit yang menyebabkan bercak kuning pada daun tumbuhan tembakau, kacang, kedelai, tomat, kentang, dan beberapa jenis labu. Penyebab penyakit ini adalah virus tobacco mosaic virus (TMV).

b. Penyakit kuning pada cabai dan tomat yang disebabkan oleh Begomovirus (bean golden mosaic virus).

c. Daun menggulung, terjadi pada tembakau, kapas, dan lobak yang diserang oleh turnip yellow mosaic virus (TYMV).

Tanaman yang terinfeksi virus biasanya tidak dapat diobati dan harus dibakar untuk mencegah penyebaran penyakit.

PENYAKIT PADA MANUSIA DISEBABKAN OLEH VIRUS


a. Influenza


Penyebabnya adalah virus golongan orthomyxovirus yang berbentuk seperti bola. Virus ini menular melalui udara dan masuk ke tubuh manusia melaui alat pernapasan. Virus influenza pada umumnya hanya menyerang system pernapasan.

Gejala influenza antara lain demam, sakit kepala, pegal linu otot, sakit tenggorokan, hidung bersin, dan kehilangan nafsu makan.

Orang yang terserang virus influenza biasanya dapat sembuh pada 3 sampai 7 hari.

Ada 3 tipe virus influenza, yaitu tipe A, tipe B, dan tipe C. virus tipe A dan C dapat menginfeksi manusia dan hewan, sedangkan virus tipe B hanya menginfeksi tumbuhan.

b. Flu Burung (avian influenza)


Pertama kali dideteksi di Hongkonh tahun 1977 dan kembali merebak di tahun 2003. Hingga tahun 2004 telah tersebar di 10 negara Asia. Indonesia masuk ke kasus terbanyak dan dengan jumlah presentasi kematian yang tinggi.

Virus ini biasanya menjangkiti ungags dan mamalia.

Penyebab penyakit ini termasuk golongan virus influenza tipe A, strain H5N1.

Sifat virus ini antara lain:

- Dapat bertahan pada air hingga 4 hari pada suhu 220 C dan lebih dari 30 hari pada suhu 0 c

- Dapat bertahan lebih lama didalam tubuh dan pada tinja unggas, tetapi akan mati pada pemanasasn 600C selama30 menit.

 

Cara penularan virus ini, unggas yang sakit menularkan virus melaui ludah, lender, darah, dan tinja. Penyebaran flu burung terjadi pada populasi unggas di satu peternakan dan dapat meluas dipeternakan disekitarnya.

Penyebaran pada manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan unggas yang sakit atau dengan permukaan yang terkontaminasi tinja atau secret unggas tersebut.

Gejala yang dialami oleh manusia yang terinfeksi virus ini umumnya adalah: demam, sakit tenggorokan, batuk, dan nyeri otot. Pada beberapa kasus terjadi juga pneumonia dan gangguan pernapasan. Gejala lebih lanjut adalah kerusakan jaringan tubuh yang mengakibatkan kematian.

Untuk pengobatan dapat berupa antivirus, seperti osetavimir, zamavimir, atau mekanisme M2 inhibitor.

Untuk pencegahan dapat dilakukan dengan cara berikut:

- Daging ayam yang dikonsumsi dimasak minimal pada suhu 800 C selama 1 menit sedangkan telur unggas perlu dipanaskan minimal pada suhu 640C selama 5 menit.

-  Menjaga kebersihan lingkungan.

-  Menjaga kebersihan diri, misalnya mencuci tangan dengan sabundan air bersih setelah melakukan kegiatan.

Sedangkan pencegahan untuk orang disekitar peternakan dapat dilakukan dengan cara berikut:

-  Menggunakan pelindung (masker dan kacamata khusus) ketika melakukan perkerjaan yang berdekatan dengan unggas.

-  Mencuci alat – alat yang dipergunakan dengan desinfektan.

-  Bahan dari saluran pencernaan unggas harus dikubur atau dibakar.

-  Tidak mengeluarkan kandang dan sisa – sisa unggas dari lokasi peternakan.

c. Campak

Disebabkan oleh virus paramyxovirus.

Gejalanya demam tinggi, batuk dan rsa nyeri di seluruh tubuh.

Masa inkubasi sekitar 10 – 12 hari.

Diawal masa inkubasi virus berlipat ganda di saluran pernapasan atas yang menyebabkan gejala batuk kering dan sakit tenggorokan. Diakhir masa inkubasi virus menuju darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh, terutama kulit, sehingga terlihat bercak – bercak merah di kulit.

d. Cacar Air dan Herpes Zoster


Disebabkan oleh virus varicella zozter virus (VCV).

Virus ini dapat langsung menyebabkan penyakit, namun bias juga menetap selama beberapa tahun, baru kemudian menimbulkan penyakit.

Masa inkubasi cacar air sekitar 2 minggu.

Gejalan cacar air adalah demam, sesak napas, pegal linu, dan timbul gelembung – gelembung berair di kulit yang terasa gatal.

Herpes zoster merupakan penyakit lanjutan dari cacar air. Peneritanya adalah orang yang sebelumnya terkena cacar air. VCV menetap di ujung syaraf selama bertahun – tahun dapat aktif kembali ketika daya tahan tubuh menurun dan menyebabkan herpes zoster.

Herpes zoster ditandai dengan timbulnya gelembung seperti cacar air.

Kedua penyakit ini menular lewat udara jika udara mengandung partikel virus yang berasal dari penderita yang batuk atau bersin.

Pencegahan virus ini dilakukan dengan memberikan vaksin VCV untuk mendorong kekebalan tubuh.

e. Hepatitis (Pembengkakan Hati)


Disebabkan oleh virus hepatitis.

Jenis hepatitis ada hepatitis A, B, C, D, dan E.

Gejala umumnya demam, mual, muntah, serta perubahan warna pada kulit dan selaput lender terlihat kuning.

-  Virus hepatitis A :  menimbulkan hepatitis akut (timbul secara mendadak dan cepat memburuk).

-  Virus hepatitis B  : dapat menimbulkan hepatitis akut maupun kronis (berlangsung secara terus menerus). Penderita ini dapat beresiko terkena penyakit kanker hati.

-  Virus hepatitis C : menular melalui darah, hal ini bisa terjadi lewat transfuse darah atau penggunaan jarum suntik bersama. Jika sudah akut dapat menyebabkan kerusakan hati kronis, gagal hati, hingga kanker hati.

-  Virus hepatitis D  : hanya menginfeksi tubuh yang sudah terkena hepatitis B.

-  Virus hepatitis E  : biasanya menimbulkan gejala penyakit seperti hepatitis A, tapi masa inkubasinya lebih lambat. Jika menginfeksi ibu hamil dapat menyebabkan bayi cacat atau menurunkan penyakit ini pada bayi nya.
 

f. Polio

Disebabkan oleh virus polio.

Dapat menyebabkan lumpuh jika virus menginfeksi selaput otak (meninges) dan sumsum tulang belakang.

Virus ini biasanya menyerang anak – anak berusia 1 – 5 tahun.

Virus ini dapat hidup di air selama berbulan – bulan sehingga dapan menginfeksi dari air yang diminum. Dalam keadaan beku virus ini dapat bertahan sangat lama.

Penularan penyakit ini melalui lingkungan dengan sanitasi yang buruk, melalui peralatan makan, bahkan melalui ludah.

g. Gondong


Disebabkan oleh virus golongan paramyxivirus.

Virus ini hanya memiliki RNA.

Paramyxovirus dapat tumbuh di jaringan otak, selaput otak, pancreas, testis, glandula parotid, dan kadang di hati.

Gejalanya ditandai dengan pembengkakan di belakang kelenjar parotid yang berdekatan dengan telinga karena peradangan akibat infeksi, suhu diatas 39,50C, demam sakit kepala, nyeri anggota gerak dan nyeri otot.

Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan penderita, melalui ludah, urin, dan muntahan.
 

h. AIDS (acquired immunodeficiency syindrome)


Adalah penurunan system kekebalan tubuh.

Disebabkan oleh virus HIV (human immunodeficiency virus), yaitu golongan retrovirusyang mempunyai 2 molekul RNA.

Virus ini mulanya berasal dari virus kera Afrika yang telah mengalami mutasi.

Penularan virus ini berbeda dengan virus lainnya dikarenakan virus HIV akan langsung mati jika terdedah di udara terbuka.

HIV tidak menular lewat udara, kontak biasa, ataupun melalui gigitan serangga. Tidak menular lewat batuk, bersin, jabat tangan, atau menggunakan peralatan mandi dan makan yang sama.

HIV menular melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Dapat juga ditularkan dari ibu hamil yang terinfeksi ke bayinya.

Masainkubasi bisa hitungan bulan bahkan tahun.

Tubuh yang terinfeksi tidak langsung menunjukan gejala sakit yang parah. Akan tetapi HIV yang diam di dalam tubuh akan bereproduksi dan menyerang system kekebalan tubuh.tubuh penderita akan semakin rentan terhadap penyakit. Penyakit yang umumnya diderita adalah, pneumonia, diare, kanker, penurunan berat badan, dan gagal jantung.
 

i. Ebola


Ditemukan di Sudan dan Zaire pada tahun 1976.

Habitatnya di alam belum diketahui, demikian pula prosesnya sehingga menjadi endemik.

Virus Ebola merusak jaringan dan sel tubuh sehingga menyebabkan kematian dalam jangka waktu kurang dari 2 minggu.

Gejala awal mirip dengan influenza, yakni demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan napsu makan hilang. Gejala ini muncul di 3 hari setelah terinfeksi. Setelah itu virus bereplikasi menyerang darah sehingga sel darah mati dan menyumbat kapiler darah dan menyebabkan kulit memar, melepuh, bahkan larut seperti kertas basah. Pada hari ke 6 darah keluar dari mata, hidung dan telinga. Selain itu penderita memuntahkan cairan hitam yang merupakan jaringan dalam tubuh yang hancur. Pada hari ke 9 biasanya penderita meninggal dunia.

Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh si penderita penyakit Ebola, misalnya darah, feses, urin, ludah, dan keringat. Sampai saat ini belum ada obat penyembuhnya.
 

j. Herpes Simpleks

Disebabkan oleh virus anggota family Herpesviridae.

Biasanya menyerang kulit dan selaput lender.
Dapat menjangkiti bayi, anak – anak, maupun orang dewasa.
Penyakit ini biasanya mengenai mata, bibir, mulut, kulit, alat kelamin, dan kadang – kadang otak.
Virus ini masuk kedalam tubuh melalui luka kecil, hubungan seksual. Pada bayi biasanya virus ditularkan saat bayi dilahirkan.
Gejala utama penyakit ini timbulnya gelembung – gelembung kecil, kecuali pada mata dan otak.  Gelembung tersebut sangat mudah pecah.

k. Rabies

Disebabkan oleh virus Rabies.

Penyakit ini sebenarnya menyerang hewan, misalnya anjing, kucing, dan kelelawar penghisap darah. Hewan yang tejangkit biasanya akan menjadi agresif, atau bisa juga mengalami kelumpuhan.

Virus ini ditularkan kepada manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi.

Masa inkubasi bervariasi dari 13 hari sampai 2 tahun (rata – rata 20 – 60 hari).

Gejalanya timbul kesemutan disekitar lkuka gigitan, perasaan gelisah,  dan otot tegang. Gangguan fungsi otak, seperti hilangnya kesadaran, terjadi kira – kira satu minggu kemudian. Penyakit ini kerap menyebabkan kematian.

l. SARS (severe acute respiratory syndrome)

Pertama kali muncul di Cina pada akhir tahun 2002.

Disebabkan oleh coronavirus yang mengakibatkan penderita mengalami gejala seperti pneumonia sehingga SARS disebut juga CPV (coronavirus pneumonia virus).

Gejala awal demam tinggi lebih dari 380 C yang disertai menggigil, sakit kepala, lesu dan nyeri tubuh. Setelah 3 – 7 hari penderita mengalami batuk kering dan gangguan pernapasan.

Penularan melaluikontak erat dengan penderita, dan melalui kontak percikan cairan misalnya batuk dan bersin.

PENYAKIT PADA HEWAN DISEBABKAN OLEH VIRUS


a.     Polyoma, penyebab tumor pada hewan.

b.     Adenovirus, penyebab tumor pada hewan tertentu.

c.     Rhabdovirus, penyebab rabies.

d.     Retrovirus, penyebab HIV

e.     avian influenza A, penyebab flu burung yang menyerang unggas dan mamalia.